Pentingnya guru dalam senuah lembaga pendidikan





Pentingnya guru dalam sebuah lembaga pendidikan

 Masalah kejujuran yang dalam masalah materi memang berat. Aku melihat dalam sebuah lembaga pendidikan yang terpenting adalah guru bagaimana seorang pimpinan pesantren ataupun lembaga pendidikan yang lain hendakanya memikirkan guru, dan jangan pernah kalahkan guru dengan yang lainya, dan yang terpenting dasri guru adalah ilmu. 

Suatu lembaga pendidikan kalaupun dia kekurangan sarana prasarana jika masih ada guru yang berilmu dan punya mental untuk menolong ilmu maka insya Allah akan tetap berjalan, tapi bagaimanapun bagus dan lengkapkan sarana dan prasarana suatu lembaga pendidikan jika tidak ada guru yang berilmu dan mempunyai jiwa mengajar maka tidak akan melahirkan sdm yang hebat.

Maka fokuskan pada guru yang berkualitas dan jiwa juang tinggi, mulyakan guru itu dan berikan kenyamanan, fikirkan kesehatan mereka pikirkan anak-anak mereka. Jangan samapi terfokus memperbaiki bangunan dan sarana prasarana dan kau lupakan kesejah teraan para guru. 

Tidak usah terlalu banyak program untuk mencari pandangan manusia, tapi fokuslah untuk Allah, bimbing para guru agar semua yang ia kerjakan hanya untuk Allah, berikan sarana mengajar yang para guru butuhkan, tempat baca (perpustakaan), kajian, pelatihan, buku-buku dll yang menambah wawasan para guru. 

Jika semua itu sudah maka barulah berfikir sarana dan prasarana. Betapa bantapa banyak lembaga pendidikan yang sarpranya lengkap, fasilitasnya lengkap, tempatnya nyaman tapi tidak melahirkan orang yang yang takut kepada Allah, apakah orang yang mereka duduk menjadi pejabat dan karupsi mereka tidak pintar? Mereka pintar tapi tidak takut dan cinta kepada Allah. Jadi tidak perlu silau dengan pendidikan yang seperti mereka hasilkan. Tapi kita cukup dengan konsep nabawi, lihalah nabi mendidik para sahabat dalam kondisi susah dan payah, minim harta minim fasilitas, nabi mendidik para sahabat diatas tunggu bara ujian tapi hasilnya menjadi orang yang hebat dan menjadi penguasa dunia. 

Melahirkan kan sdm yang hebat tidak harus ditempat yang nyaman dan enak tapi. Mata kita tidak usah terlalu silau dengan orang-orang matrealis dan kapitalis. Yang kita fikirkan adalah bagaimana melahirkan sdm yang mengerti masalah, mengerti dalil dan ngerti fakta lapangan. Sebagai mana pendidikan para ulama zaman dahulu yang mereka difokuskan pada ikmu dasar dan kemudian mereka lanjutkan kejenjang pendidikan rikhlah ilmiyah membaca asr kholik dan asar makhluk, kemudian mereka mengerti bagaimana cara memakmurkan bumi.

Lihat bagaimana erdogan merubah negara sekuler termasuk negara yang lemah di ubah oleh erdogan dalam waktu singkat, dengan apa dengan memperbaiki kualitas guru pendidik dan memulyakan para guru, bayangkan guru digaji setara dengan dokter, karena hakekatnya sama antara dokter dengan guru, kalau dokter memperbaiki kesehatan tubuh, kalau guru memperbaiki kesehatan pemikiran dan menyelamatkan dari kebodohan. 

Jadi yang terpenting dalam sebuah lembaga pendidikan adalah guru yang kuwalitas, ikhlas dan memiliki jiwa juang tinggi untuk mencerdaskan generasi, bukan asal guru sekarang betapa banyak guru yang hanya mencari uang alias karena tidak ada kerjaan lain yang bisa dia dapatkan dan tidak memiliki ketrampilan sehingga menjadi guru adalah pilihan terakhir padahal tidak ada penjiwaan sama sekali ketika dia mengajar.

Hendaknya seorang mukmin bangga dengan tugas mengajar karena mengajar adalah pekerjaan nabi
بعثت معلما ميسرا
“Aku diutus sebagai guru dan memberi kemudahan”
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan bisnis orang orang sholih

Renungan tentang aturan Allah