Renungan tentang aturan Allah
Nabi salallahu alaihi wasallam pernah menjelaskan tentang larangan Allah, melalui lisanya yang suci tidka pernah berdusta sehingga musuhpun mengenalnya dengan al-amin, dalam hadits qudsi, “apa yang telah aku larang kepada kalian jauhilah, dan apa yang aku perintahkan laksanakanlah semampu kalian”
Setelah kurenungi kaliman nan singkat padatternyata betapa luasnya rahmat allah kepada kita, kita hidup tidak mungkin tidak dalam aturan, dimanpun kita hidup disitu ada aturan, aturan atasan, aturan alam, bahkan sapai dalam maksiatpun ada aturan mainya, jika orang yang hendak judi saja siap mengikuti aturan judi masak iya kita yang mengaku hamba allah numpang hidup didunia ini tidak mau mengikuti aturan Allah, padahal Allah berikan berbagai macam fasilitas hidup didunia ini sangat lengkap untuk menunjang kehidupan kita, karunianya melimpah ruah tak ada makhluk yang sanggup menghitungnya, maka kita wajib syukur dan malau saat kita sebagai hamba yang selalu diberi oleh Allah justru sering durhaka akepadanya,
Orang yang bersalah maka ia akan takut untuk kembali, andaikan kita memiliki salah dengan orang yang sangat berjasa kepada kita maka kita akan ada rasa takut untuk bertemu dengan orang yang kita durhakai padahal dia sudah sangat berjasa dengan kita.
Begitupun orang banyak dosa kepada Allah maka dia akan takut untuk mati, takut untuk bertemu tuhanya, berbeda dengan orang yang selalu beramal sholeh dia akan merindukan tuhanya dan tidak pernah takut mati, karena kematian adalah pintu awal dia untuk bertemu dengan tuhannya dan hamba-hambanya yang sholeh.
Sudah selayaknya kita sebagai hamba yang lemah selalu minta pertolongan kepada Allah untuk selalu taat kepadanya dan menjauhi segala laranganya, selalu meminta ampunanya yang sangat luas dan terbuka. Sebenarnya apapun yang allah larang pastilah kita bisa menghindarinya dan yakinlah Allah memberikan alternatif yang sangat banyak. Misalkan Allah haramkan minum khomer lihatlah betapa banyak alternatif selain khomer, lihatlah Allah halalkan kopi, jus buah, jahe, teh, air kelapa, susu, madu, dll satu yang diharamkan tapi Allah buka yang halal selebar-lebarnya
Allah haramkan makanan daging babi tapi lihatlah Allah berikan alternatif yang sangat banyak sehingga kita tidak sanggup untuk menghitungnya, lihat betapa banyak daging binatang yang dihalalkan oleh allah, daging unta, daging sapi, daging kambing, daging rusa bahkan binatang laut semuanya halal,
Allah haramkan zina, allah halalkan nikah bahkan empat, jika kurang kita masih bisa ceraikan satu dan bisa menikah lagi jika kita mampu,
Dan semua aturan Allah itu tidak lain adalah karena kasih sayang untuk hambanya, kenapa kita tidak boleh minum khomer dan mabuk, karena Allah tidak ingin akal hambanya rusak sehingga jika akal ini rusak maka tidak ada bedangya dengan binatang, karena Allah ciptakan manusia ini makhluk yang mulia memiliki akal sehingga kita bisa melampui makhluk Allah yang lainya, dengan akal kita manusia bisa berkembang, bisa membuat teknologi hebat komputer, pesawat, kereta satelit dll, Allah tidak ingin akal yang Allah berikan kepada manusia makhluk yang Allah mulyakan ini rusak sehingga justru dia seperti binatang ternak yang dikasih makan dan kemudian desembelih.
Kenapa Allah haramkan zina supaya jelas nasab ketika jelas nasab maka akan jelas pula siapa yang bertanggung jawab sehingga tidak ada anak yang dibuang oleh orang tuanya sendiri, tidak ada anak yang terlantar karena tidak jelas siapa orang tuanya, suapaya anak ini ada yang mendidik dan sang ibu dari anak ini ada yang mencarikan nafkah, suapaya jelas dariman sukunya. Kenapa Allah haramkan untuk zina supaya kita tidak seperti bnatang pejantang datang memperkosa betina kemudian ditinggal begitu saja karena ada betina yang lebih muda bahkan diantara mereka saling bertarung berebut untuk kawin, manusia adalah makhlu yang mulia tidak sebagaimana binatang, apa yang sudah kita ucapkan dalam akan adalah perjanjian sehingga ada konsekuensi yang harus dia jalankan bahakan jika tidak cocok diperbolehkan untuk bercerai walaupun ini adalah solusi terakhir setelah berbagai solusi dilakukan tidak berhasil. Kenapa Allah larang zina supaya terjalin silaturrahmi yang baik, ada kelurga jelas asal-usulnya.
Perlu kita ketahui kita hanya hamba yang wajib patuh kepada tuhan kita yang satu, apa yang dilarang pasti ada saolusinya tinggal kita sendiri mau menerima aturan itu atau kita menjadi pembangkang, padahal Allah telah berikan al-ternatif yang sangat banyak dari setiap larangan, jika ada kamu mengatakan “aku tidak bisa meninggalkan maksiat ini” maka ketahuilah itu artinya kamu su’udzon kepada Allah tidak mungkin Allah memberikan aturan yang hambanya tidak mampu untuk mengembanya. Engkau pasti bisa meninggal kemaksiatan apapun itu yakin lah bahwa Allah tidak memberatimu, jika kamu berdosa cukup enkau bertobat dan meminta ampunan kepada Allah yang maha pengampun dan jangan engkau ucapkan “aku tidak bisa menginggalkan maksiat ini”
Ketahuilah hamba yang lemah dan hamba yang penuh dosa ampunan Allah selalu terbuka lebar untuk siapapun yang masih mau meminta ampun kepanya, rahmatnya sangat luas tidak ada yang putus asa dari rahmat Allah kecuali orang yang kafir. Harapan selalu ada untuk orang yang beriman dan putus asa telah mati. Yang jelas tidak ada yang tidak berbuat dosa maka sebaik baik orang yang berbuat dosa adalah orang yang bertaubat kepada Allah, dan iringilah setiap perbuatan buruk dengan perbuatan supaya dosa itu terhapuskan oleh perbuatan perbuatan baik itu.
Kemudian masalah perintah Allah semua perintah allah tidak ada yang menyusahkan hambanya, karena yang wajib hanya sedikit sekali sholat lima waktu itupun Allah wajibkan agar kita kembali untuk menghadapnya dan melepas semua kerumitan kehidupan dunia yang menipu dan kembali mengingat bahwa hidup dan mati kita hanya untuk Allah dan kita akan kembali menghadapnya. tidak usah terlalu risau terhadap dunia karena dunia ini hanya sementara dan hanya sekejap mata, maka yang lahir hanyalah semangat untuk saling berbuat baik dan nikmati hidup.
Zakatpun juga begitu itu hanya ditujukan untuk yang mampu agar ada kepedulian terhadap sesama hamba, zakat untuk mensucikan harta yang telah kita kumpulkan selama salama satu tahun dan tidak selama satu tahun itu kita tidak pernah salah dan khilaf dalam bermuamalah. Begitu pula dengan perintah perintah Allah yang lainya semuanya sangat mudah dan untuk kemaslahatan hamba. Suapya dalam kehidupan dunia ini ada aturan main yang jelas, jika perbuatan maksia siap dengan aturan yang jelas kenapa kita alergi degan aturan yang Allah buat .
Mari kita kembali kepada Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang.
Komentar
Posting Komentar